Rabu, 28 Februari 2024

Diduga Karena Ledakan Petasan, Rumah di Sleman Ini Hancur Lebur

Murianews
Jumat, 22 April 2022 11:47:47
rumah warga sleman rusak parah karena ledakan (kompas.com)
[caption id="attachment_286292" align="alignleft" width="880"]Diduga Karena Ledakan Petasan, Rumah di Sleman Ini Hancur Lebur rumah warga sleman rusak parah karena ledakan (kompas.com)[/caption] MURIANEWS, Sleman-  Sebuah rumah yang berada di RT 022 RW 009 Desa Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hancur lebur. hancurnya rumah tersebut diduga karena ledakan petasan. Selain itu, sebanyak 8 rumah lain yang berdekatan dengan rumah yang meledak tersebut, juga mengalami kerusakan. Ada yang rusak parah, ada juga yang rusak ringan. Ketua RT 022 RW 009 Plosokuning, Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Iwan Triantoro mengatakan, ledakan pertama terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu dia sedang keluar rumah dan tiba-tiba melihat kepulan asap dari salah satu bangunan rumah. Tak berselang lama, kemudian disusul ledakan kedua. "Ada tiga kali ledakan. Yang suara ledakan paling keras yang kedua," ungkap dia, dikutip dari Kompas.com, Jumat (22/4/2022). Baca: Rumah Tiba-Tiba Meledak di Pandeglang, Seorang Tewas Triantoro menambahkan, pada saat ledakan pertama, bangunan rumah masih berdiri. Kemudian pada saat ledakan yang kedua, bangunan rumah yang digunakan untuk menyimpan bahan petasan tersebut langsung roboh. "Ledakan kedua itu material (atap) rumah beterbangan, kayu usuk sampai terangkat ke nembus ruang tamu rumah sebelah. Ada genteng-genteng, seng berapa lembar masih di atas pohon," imbuhnya. Dari data yang dihumpun Triantoro, sementara ada delapan rumah yang mengalami kerusakan. Ada rumah yang kacanya pecah, sampai plafon ambrol. "Yang lumayan parah itu rumah yang lokasinya di selatan rumah yang digunakan untuk menyimpan (mercon) ini. Plafonya ambrol, temboknya pada retak," ujar dia. Baca: Duar! TV Warga Pati Tiba-Tiba Meledak dan Membakar Rumah Sedangkan satu rumah yang mengalami kerusakan berat adalah yang digunakan untuk menyimpan petasan. "Rumah yang paling parah ya yang tempat penyimpanan, enggak ada bangunan yang berdiri,” terangnya. "Saya enggak tahu mulai pembuatanya, berapa banyak bahanya saya tidak tahu. Cuma dari rekan-rekan pemuda saya tadi minta informasi sejujur-jujurnya ada yang menyampaikan 3 kilo, terus ada mercon renteng berapa meter masih simpang siur," tutur dia. Dia mengaku tidak ada korban jiwa akibat ledakan tersebut.   Penulis: Cholis Anwar Editor: Cholis Anwar Sumber: Kompas.com

Baca Juga

Komentar