Rabu, 28 Februari 2024

Begini Kronologi Jatuhnya Pesawat Latih Milik TNI AL di Selat Madura

Murianews
Rabu, 7 September 2022 21:18:01
Pesawat latih tempur jenis Bonanza g36 (Dok. TNI AL)
[caption id="attachment_314498" align="alignleft" width="880"]Begini Kronologi Jatuhnya Pesawat Latih Milik TNI AL di Selat Madura Pesawat latih tempur jenis Bonanza g36 (Dok. TNI AL)[/caption] MURIANEWS, Surabaya – Pesawat latih jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI AL jatuh di Selat madura, Jawa Timur (Jatim). Pesewat tersebut jatuh saat sedang latihan dan di dalamnya terdapat dua awak pesawat. Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan mengatakan, lokasi jatuhnya pesawat tersebut berada di wilayah antara Bangkalan, Madura dan Gresik Jawa Timur. Menurutnya, kecelakaan bermula ketika pesawat yang dipiloti Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady dan Co-pilot Letda Laut (P) Dendy Kresna Bhakti lepas landas dari Bandara Juanda dengan rute Sub-(Armada) Loc Area-Sub, pukul 08.45 WIB. Sekitar 10 menit setelah lepas landas, pesawat tersebut dilaporkan lost contact di antara Bangkalan dan Gresik, pukul 08.55 WIB. Baca: Pesawat TNI AL Jatuh di Selat Madura, 13 Kapal dan Tim Penyelam Dikerahkan ”Pesawat tersebut mengalami gangguan kemungkinan, jatuh ke laut dan tenggelam,” kata Dwikasaat konferensi pers, Rabu (7/9/2022). Dwika menuturkan, pesawat tersebut terbang dalam rangka melaksanakan Latihan ADEX Siaga Armada II bersama dengan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di jajaran Komando Armada II. Dalam latihan tersebut, pesawat Bonanza disimulasikan sebagai unit penyerang dengan skema antiserangan udara. ”Pesawat disimulasikan sebagai pesawat yang menyerang kelompok,” ujar Dwika. Setelah mendapatkan informasi bahwa pesawat tersebut hilang kontak, maka pihaknya langsung mengerahkan sejumlah armada dalam misi pencarian. Baca: Pesawat TNI AL Jatuh di Selat Madura saat Latihan Dwika mengatakan, peralatan sonar dari kapal TNI AL menemukan pesawat tersebut masih terlihat wujudnya. ”Masih terlihat bentuk wujud pesawatnya,” ujar Dwika. Dwika menambahkan, Tim SAR TNI AL sedikit mengalami kendala dalam proses pencarian karena cuaca hujan di sekitar lokasi. Meski demikian, Tim SAR TNI AL tetap berupaya untuk sesegera mungkin memasuki tahap evakuasi. ”Sesuai perintah Bapak KSAL, secepat mungkin kita akan melakukan evakuasi,” kata Dwika.   Penulis: Cholis Anwar Editor: Cholis Anwar Sumber: Kompas.com

Baca Juga

Komentar