Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Medan – Polisi mengungkap motif pria medan yang tempelkan kemaluannya di Alquran, RS. Itu diungkapkan Ps Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus.
Menurutnya, pria berinisia RS itu melakukan aksi pelecehan terhadap kitab suci umat Islam itu karena dimabuk asmara. Ia melakukan aksi gila itu untuk meyakinkan kekasih yang dicintainya.
“Untuk meyakinkan pacarnya bahwa pelaku benar-benar mencintainya,” kata Kompol M Firdaus dikutip dari Detikcom, Kamis (2/12/2021).
Karena perbuatannya, RS kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat UU ITE dan pasal penodaan agama dalam KUHP.
“Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. UU ITE dan pasal penistaan agama KUHP, ancaman pidana penjara 6 tahun,” katanya.
Baca juga: Lecehkan Alquran, Pria Medan Ditangkap Polisi
Aksi RS itu direkam dalam video dan beredar di media sosial. Dalam video, RS menempelkan kemaluannya ke Alquran sambil mengucap sumpah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Pelaku pelcehan Alquran. (Istimewa)[/caption]
MURIANEWS, Medan – Polisi mengungkap motif pria medan yang tempelkan kemaluannya di Alquran, RS. Itu diungkapkan Ps Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus.
Menurutnya, pria berinisia RS itu melakukan aksi pelecehan terhadap kitab suci umat Islam itu karena dimabuk asmara. Ia melakukan aksi gila itu untuk meyakinkan kekasih yang dicintainya.
“Untuk meyakinkan pacarnya bahwa pelaku benar-benar mencintainya,” kata Kompol M Firdaus dikutip dari