Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Gunungkidul- Penutupan wahana baru Ngopi In The Sky yang berada di Pantai Nguluran, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi perhatian hangat. Pasalnya, wahana tersebut baru dibuka pada 2 Januari 2022 lalu.

Penutuipan dilakukan pada Kamis (6/1/2022) kemarin. Hal itu lantaran dinilai wahana tersebut cukup membahayakan.

Di berbagai media sosial, wahana minum kopi atau ngopi di atas langit menggunakan gondola yang diangkut crane tersebut mendapat kritik tajam soal aspek keamanan. Meski demikian, sudah ada wisatawan luar pulau bahkan mancanegara yang menjajal Ngopi in The Sky ini.

Baca: Wahana Ngopi In The Sky Yogyakarta Ditutup Pemda

Dari tanggapan di Twitter, sebenarnya banyak warganet yang memberikan respons positif terhadap adanya wahana tersebut. Mereka menyebut wahana gondola tersebut kurang lebih sama seperti wahana yang ada di Dubai maupun di London.

Namun, banyak juga yang menganggap bahwa wahana itu tidak aman digunakan oleh manusia apalagi dalam jumlah banyak. Dikutip dari liputan6.com memang ada banyak tanggapan dari twiter terkait penutupan tempat ngopi di atas laut itu.

Baca : Mau Menikmati Sensasi Ngopi di Atas Awan? Datang Saja ke Gunungkidul
"Ya hampir sama sih kayak yang di Dubai Cuma kok kayaknya ini kurang safety gitu ya? Apa cuma perasaanku saja?" cuit seorang warganet.Pakar Informatika dan Telematika Roy Suryo yang tinggal di Yogyakarta ikut menanggapi wahana tersebut.Baca : Tempat Ngopi di Kudus Ini Sajikan Pemandangan Aduhai"Maaf, sebagai warga DIY saya menilai wisata baru berjudul “Ngopi in The Sky” yang berada di Teras Kaca Pantai Nguluran, Kel Girikarto, Kec Panggang, Kab Gunung Kidul ini berbahaya. Crane barang bukan peruntukkan untuk mengangkat orang-orang awam, apalagi wisata, meski dengan double slink. Sekali lagi, Ngopi in The Sky yang hanya pakai crane barang ini berbahaya," katanya.Situasi itu mendorong Pemerintah Provinsi DIY menutup sementara wahana tersebut pada 6 Januari 2022 karena faktor keselamatan dan keamanan pengunjung jadi alasan utama. Itu artinya, baru empat hari beroperasi wahana Ngopi in The Sky sudah ditutup.Penulis : Cholis AnwarEditor : Cholis AnwarSumber : Liputan6.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler