Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Gunungkidul- CEO Ngopi In The Sky Nur Nasution mengklaim bahwa wahana ngopi di atas pantai tersebut aman. Bahkan keamanan itu dipastikan sebelum wahana yang ada di tebing Pantai Nguluran, Gunungkidul itu diresmikan dan dioperasikan.

Konsep ngopi dengan menggunakan gondala teras kaca yang diangkat menggunakan crane, diakui mempunyai beban hanya tiga ton. Sementara kapasitas maksimal adalah delapan ton.

"Satu titik 8 ton, kali 4 jadi 32 ton. Itu dikali dua lagi, 64 ton. Nah itu maksimal angkat beban, tapi kami pakai gondola cuma 3 ton saja. Sisa banyak," kata Nur Nasution diikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (8/1/2022).

Baca: Wahana Ngopi In The Sky Yogyakarta Ditutup Pemda

Dia juga mengungkapkan, pengecekan crane dilakukan secara rutin. Bahan bakar yang digunakan merupakan jenis Pertadex. Begitu pula dengan petugas yang seluruhnya diklaim ahli di bidangnya.

Baca: Ngopi In The Sky Ditutup oleh Pemda, Begini Tanggapan Warganet
"Kami benar-benar rawat karena berhubungan dengan keselamatan tamu. Kalau perlu sling (baja) saya ganti per tiga bulan, walaupun durasinya tahunan," tegasnya.Baca: Mau Menikmati Sensasi Ngopi di Atas Awan? Datang Saja ke GunungkidulKemudian setiap pengunjung juga diwajibkan mengenakan tali pengaman lima lapis di hampir seluruh bagian tubuh dan tak boleh diutak-atik selain oleh petugas. Penulis : Cholis AnwarEditor : Cholis AnwarSumber : CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler