Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Gunungkidul- Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup wahana Ngopi In The Sky yang berada di pinggir pantai Pantai Nguluran, Gunungkidul. Hal itu lantaran wahana tersebut dinilai tidak aman untuk digunakan manusia.
Atas penutupan itu, tentunya pihak pengelola juga mengeluh, lantaran sebelum wahana dibuka untuk umum, sudah ada uji coba dan uji kemampuan wahana. Bahkan pihak pegelola mengaku mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar.
CEO Ngopi In The Sky Nur Nasution mengatakan agar pemerintah juga menutup operasional wahana sejenis yang bahkan tidak memiliki tingkat keamanan yang tidak terjamin.
Baca: Pengelola Klaim Wahan Ngopi In The Sky Aman
"Tolong ditertibkan juga wahana-wahana. Kan masih banyak wahana yang nggak ada safety-nya," katanya dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (8/1/2022).
Ia pun mengaku pihaknya harus menelan kerugian hingga Rp1 miliar.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Wahana Ngopi In The Sky yang ditutup (Foto: detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Gunungkidul- Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup wahana