Gempa Magnitudo 6.7, Sejumlah Rumah di Banten Alami Kerusakan
Murianews
Jumat, 14 Januari 2022 18:42:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Banten- Gempa yang sekitar Selat Sunda Magnitudo 6.7, telah meyebabkan kerusakan beberapa rumah di Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Banten. Kerusakan bahkan cukup perah, hingga ada atap rumah yang roboh.
Anggota Babinkamtibmas Polsek Sumur, Bripka Dadang Soemantri mengatakan, sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan akibat gempa pada Jumat, (14/1/2022) sore.
dikabarkan juga bahwa beberapa rumah ada yang megalami rusak cukup berat.
Baca: Ini Penyebab Gempa Magnitudo 6.7 di Selat Sunda
“Kerusakan tersebut meliputi dinding yang rubuh, pilar penyangga rumah hancur, hingga genting dan plafon yang jatuh,” ujarnya dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (14/1/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




kerusakan rumah akibat gempa (Foto: CNNindonesia.com)[/caption]
MURIANEWS, Banten- Gempa yang sekitar Selat Sunda Magnitudo 6.7, telah meyebabkan kerusakan beberapa rumah di Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Banten. Kerusakan bahkan cukup perah, hingga ada atap rumah yang roboh.
Anggota Babinkamtibmas Polsek Sumur, Bripka Dadang Soemantri mengatakan, sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan akibat gempa pada Jumat, (14/1/2022) sore.
dikabarkan juga bahwa beberapa rumah ada yang megalami rusak cukup berat.
Baca: