Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Banten- Sebanyak 263 rumah dilaporkan rusak usai terjadi gempa magnitude 6.7 yang kemudian direvisi BMKG menjadi Magnitudo 6.6 di Banten. Rumah yang rusak itu Sebagian besar berada di Kabupaten Pandeglang.
"Berdasarkan data yang masuk hingga malam ini ada 263 rumah warga yang rusak akibat gempa bumi 6,6 magnitudo," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Pandeglang Girgi Jantoro dilansir dari detik.com, Sabtu (15/1/2022).
Girgi merinci, ratusan rumah yang rusak itu berasal dari 23 kecamatan di Pandeglang. Kerusakan rumah mulai dari kategori ringan, sedang dan berat. Sementara kerusakan yang cukup parah terjadi di Kecamatan Sumur, Cikeusik dan Cimanggu.
Baca: Gempa Magnitudo 6.7, Sejumlah Rumah di Banten Alami Kerusakan
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan rusak akibat gempa di Banten itu. Di antaranya puskesmas, sekolah, kantor desa hingga musala warga.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




rumah rusak akibat gempa (Foto: detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Banten- Sebanyak 263 rumah dilaporkan rusak usai terjadi