Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banten- Rumah rusak akibat gempa yang terjadi di Wilayah Banten pada Jumat (14/1/2022), bertambah menjadi 738 setelah sebelumnya hanya 263 unit. Sebagian besar berada di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Penambahan rumah rusak tersebut setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang melakukan pendataan ulang hingga malam kemarin.

Kepala BPBD Pandeglang Girgi  Jantoro mengatakan, bagunan rumah yang rusak berada di 27 kecamatan dan 113 desa, namun lokasi yang paling parah berada di Kecamatan Sumur, Cibaliung, Panimbang, Cikeusik dan Cimanggu.

Baca: Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Benten

Dari 738 rumah yang rusak tersebut, 164 diantaraya mengalami kerusakan cukup  parah. Sementara 413 unit mengalami rusak ringan dan 170 unit mengalami rusak sedang.

”Untuk sarana Pendidikan yang rusak ada 13 unit, puskesmas 14 unit, kantor desa 3 unit, masjid 4 unit dan 1 unit tempat usaha,” katanya dilansir dari Antaranews.com, Sabtu (15/1/2022).
Baca: Ini Penyebab Gempa Magnitudo 6.7 di Selat SundaBerdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat juga sejumlah warga yang mengungsi, lantaran takut terjadi gempa susula. Namun, pihaknya masih belum melakukan pendataan secara terperinci.“ada yang mengungsi, kami akan berikan pelayanan yang terbaik bagi mereka. Pendataan kami mulai hari ini,” imbuhnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Antaranews..com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler