Pengeroyokan Anggota TNI AD Hingga Tewas, Polisi periksa 10 Saksi
Murianews
Senin, 17 Januari 2022 15:23:41
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jakata- Polisi tengah memeriksa 10 saksi terkait kasus pengeroyokan anggota TNI AD, Sahdi hingga tewas. Apalagi, dalam aksi tersebut, pelaku menusuk korban dengan menggunakan senjata tajam.
Tak hanya itu, pelaku juga melukasi salah seorang saksi yang hendak melerai aksi pengeroyokan tersebut. Bahkan, saksi tersebut mengalami patah jari tangannya.
"Banyak (yang diperiksa), saksi yang ada di lokasi kurang lebih 10," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Fajar dilansir dari detik.com, Senin (17/1/2022).
Hasil sementara keterangan saksi adalah sama dengan rekaman yang ada di CCTV yang sempat diamankan oleh petugas.
Baca: Begini Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD Hingga Tewas, Korban Ditusuk Dua Kali
"Sesuai dengan yang diakui oleh tersangka dan sama kayak yang di video juga. Masing-masing intinya ada yang dia lihat ada yang nggak dia lihat," ujarnya.
Sekali pun sudah tertangkap satu orang pelaku, tetapi polisi mengaku masih terus memburu pelaku lainnya yang terlibat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi pengeroyokan (Tribun Sumsel/Eko Hepronis)[/caption]
MURIANEWS, Jakata- Polisi tengah memeriksa 10 saksi terkait kasus