Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Palu- Ustadz Khalid Basalamah dikabarkan ditolak ceramah di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas). Alasan penolakan lantaran Ustadz Khalid dituding sebagai dai wahabi yang ada di Indonesia.

Kabar penolakan tersebut bermula dari sejumlah postingan viral yang menunjukkan surat penolakan Ustad Khalid. Dalam surat tersebut, yang menyatakan penolakan Ustadz Khalid untuk ceramah di Palu adalah Himpunan Pemuda Alkhairaat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), GP Ansor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Asybaalul Khairaat, serta Majelis Syahamah.

Menanggapi hal itu, Relawan Sahabat Khalid Basalamah (KHB) Indonesia pun memberikan klarifikasi. Dilansir dari detik.com, Relawan KBH Indonesia Daeng Sangkuruwira mengatakan, teman-teman KHB Palu hendak mengundang Ustadz Khalid. Tetapi pihaknya menyarankan agar dikomunikasikan terlebih dahulu dengan pemerintah kota palu.

Baca: Polisi Jadi Ustadz Dadakan, Ceramah Soal Pendidikan Tertib Lalu Lintas di Pati

"Jadi teman-teman ini kalau nggak salah dari Lentera Islam yang berniat mengundang. Mereka (akhirnya) melakukan audiens dengan Wali Kota Palu dan mendapatkan persetujuan," katanya, Rabu (19/1/2022).

Karena mendapatkan respon positif, pihak Lentera Islam membuat postingan rencana kedatangan Ustadz Khalid.
"Kegembiraan mereka barangkali mereka posting di sosmed bahwa insyaallah Wali Kota Palu mau dan bersedia mengundang Ustaz Khalid ke Kota Palu," katanya.Baca: Ustaz Yusuf Mansur Digugat Rp98,7 TriliunKarena postingan itulah yang kemudian membuat ormas-ormas lain turut menanggapi. Dia kemudian membantah sejumlah tudingan terhadap Ustaz Khalid Basalamah. Dia menegaskan seluruh konten ceramah Ustaz Khalid ada di media sosial. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler