Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Ciamis- Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Situs Sejarah Astana Gede, Kecamatan Kawali, Sabtu (22/1/2022). Tidak hanya sebatas pemberian vaksin, penempatan di situs tersebut juga sebagai upaya pengenalan sejarah kepada anak-anak.

Sekemanya, setelah anak mendapatkan injeksi suntik vaksin, mereka diperkenankan masuk ke situs sejarah tersebut. Kemudian pihak pengelola akan menceritakan sejarah-sejarah yang ada di dalamnya.

"Kita gelar vaksin untuk sinkronkan antara kesehatan, edukasi anak, wisata, (menambah) pengetahuan mereka akan sejarah," kata Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi dilansir dari Kompas.com, Sabtu (22/1/2022).

Baca: Anak Takut Disuntik Jadi Kendala Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Jepara

Selama gelaran vaksin anak, jelas Wahyu, Forkopimda Ciamis tak pernah memakai atribut-atribut super hero dari luar negeri, supaya anak tidak takut divaksin. Pihaknya, justru mengadakan vaksinasi sembari memperkenalkan budaya lokal kepada anak.

"Kita sengaja tak pakai atribut super Hero dari luar negeri. Tak pernah. Kita selalu pakai budaya lokal, supaya anak-anak lebih mencintai sejarah, budaya sendiri," jelasnya.

Baca: Vaksinasi Anak dan Lansia di Kota Pekalongan Ditarget Rampung Akhir Januari
Selain vaksinasi di tempat wisata sejarah, panitia juga menyiapkan panggung kreasi untuk anak. Di panggung ini, anak diajarkan berani untuk tampil di muka umum.Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra menembahkan, vaksinasi dilakukan di tempat sejarah untuk sekalian promosi tempat wisata. Selain itu, agar anak paham sejarah leluhur.Baca: Gus Yasin Tinjau Vaksinasi Anak di Batang, Begini Kondisinya"Harapan saya, warga Ciamis sehat, bebas Covid," katanya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler