Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bekasi- Seorang anggota Brimob Aipda Edi, menjadi korban kekejaman begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi. Sata itu, yakni pada selasa (15/2/2022) sekitar pukul 02.00 WIB, sedang melintas di Jalan Raya Kranggan.

Dalam perjalanannya, saat melintas di Jalan Raya Kranggan, korban langsung dipepet oleh tiga orang. Aiptu Edi yang berusaha melawan kemudian menangkis senjata tajam dan mengalami luka bacok pada tangan sebelah kiri hingga ke bagian punggung.

Sementara motor korban di bawa lari oleh begal tersebut. Kondisi korban yang penuh degan darah, kemudian berusaha untuk bertahan hidup. Dia bersandar dipinggi jalan sambil meminta pertolongan kepada warga yang melintas.

Kali pertama, Aipda Edi ditemukan oleh Sarwono (52), anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Jatiraden, Kecamatan Jatisampurna. Dia melihat Aipda Edi Nampak tak berdaya di pinggir jalan sambil bersuara meminta tolong dan meminta bantuan kepada orang yang lewat.

Baca: Begal Payudara Kudus Incar Anak Sekolah, Polisi: Akan Kami Selidiki

"Kebetulan saya kan Linmas, tugasnya memang patroli. Saya patroli sekitar pukul 02.00 WIB karena jam segitu memang lagi rawan. Waktu saya patroli, saya lihat ada orang sedang bersandar di tembok, minta pertolongan," ucap Sarwono dilansir dari Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Begitu melihat Aipda Edi dalam kondisi lemas dan berlumuran darah akibat luka bacokan, Sarwono bergegas menghubungi ketua RT setempat untuk meminta bantuan tambahan.

Saat menolong, Sarwono tidak mengira bahwa yang menjadi korban begal tersebut merupakan seorang anggota kepolisian.

Baca: Polisi Tangkap Begal Payudara di Sragen"Korban tidak pakai baju dinas, saya enggak tahu awalnya kalau korban itu anggota polisi. Saat itu juga dia (korban) hanya pakai jaket, sepatu, dan celana jins," ujarnya.Sarwono menambahkan, keadaan di Jalan Raya Kranggan tersebut memang gelap dan sepi, ditambah lagi tidak ada penerangan.Secara terpisah, Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Alexander Yuriko, mengatakan pihak kepolisian langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus pembegalan yang menimpa Aiptu Edi."Personel Polsek Jatisampurna bergabung dengan Satreskrim Polres sedang cek dan olah TKP," ungkap Alexander.Nantinya dari hasil olah TKP tersebut, polisi akan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi guna mencari dan mengejar keberadaan pelaku begal sadis yang menimpa anggota kepolisian. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler