Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bekasi- Sebanyak 5 orang terduga pelaku pembegalan anggota Brimob Aipda Edi Santoso, sudah ditangkap oleh polisi. Identitas kelima pelaku begal itu yakni MH (17), RMI (20), AM (17), MAL (18), dan RH (17).

Selain mengamankan pelaku, turut disita pula dua unit celurit dengan panjang 50 centimeter. Duduga barang-barang tersebut digunakan pelaku untuk membegal korban hingga terkapar tak berdaya di pinggir jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Kompol Alexander Yuriko membenarkan adanya peangkapan lima pelaku pembegalan anggota Brimob tersebut.

"Saya membenarkan ada 5 orang yang ditangkap," kata Yuriko ,dikutip dari Liputan6.com, Rabu (16/2/2022).

Baca: Anggota Brimob Jadi Korban Kekejaman Begal, Begini Ceritanya

Dia mengatakan, lima orang pelaku begal sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polres Metro Bekasi Kota.

"Detail nanti saya sampaikan. Nanti kan yang diamankan diperiksa dulu apakah mereka nanti sebut nama lain dan sebagainya. Jadi tidak tutup kemungkinan pelaku bertambah," ucap dia.
Diketahui, Aipda Edi Santoso menjadi korban kekejaman begal di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi. Saat itu, yakni pada selasa (15/2/2022) sekitar pukul 02.00 WIB, sedang melintas di Jalan Raya Kranggan.Baca: Pak Polisi, Tolong! Begal Payudara di Kudus Makin NekatDalam perjalanannya, saat melintas di Jalan Raya Kranggan, korban langsung dipepet oleh tiga orang. Aiptu Edi yang berusaha melawan kemudian menangkis senjata tajam dan mengalami luka bacok pada tangan sebelah kiri hingga ke bagian punggung.Sementara motor korban di bawa lari oleh begal tersebut. Kondisi korban yang penuh degan darah, kemudian berusaha untuk bertahan hidup. Dia bersandar dipinggi jalan sambil meminta pertolongan kepada warga yang melintas. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Liputan6.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler