Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Papua- Seorang perempuan berinisial RH yang merupakan warga Manokwari ditemukan tewas dalam posisi tergantung. Korban ditemukan di bibir Pantai Balai Latihan Kerja BLK Manokwari, Papua Barat, Senin (21/2/2022) sekitar pukul 07.00 WIT.

Saat ditemukan, korban dalam posisi mengantung dengan leher terikat dengan benang nilon dan kaki masih menyentuh tanah.

Tidak jauh dari lokasi ditemukannya korban, ditemukan pula mayat anak kecil yang diperkirakan berusia 5 tahun. Anak tersebut merupakan anak RH.

Kemudian di bibir pantai, terdapat pula anak usia tiga tahun yang sudah dalam konsisi terapung. Totoal ada tiga korban yang ditemukan di biir pantai BLK Manokwari tersebut.

Baca: Sorong Papua Barat Kembali Mencekam, Ratusan Warga Blokade Jalan

Dua anak itu, diduga adalah anak dari RH yang ditemukan dalam posisi menggantung.

Kepala Suku Ternate, Asmidin Kasiran mengatakan, ketiga korban tersebut merupakan warganya. Pihaknya meminta kepolisian mengusut kematian ibu dan dua anaknya tersebut.
“Ini warga saya, saya kenal betul. Kami minta polisi mengusut kasus ini,” pintanya, dikutip dari Kompas.com, Senin (21/2/2022)Baca: Bentrok Berdarah di Sorong Papua, Polri Selidiki Aktor IntelektualSementara kasat reskrim Polres Manokwari Iptu Arifal Utama mengatakan, pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian setelah itu, akan dilanjutkan dengan proses penyelidikan."Tim masih di TKP. Nanti akan kami lanjutkan proses penyelidikan," kata Iptu Arifal Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler