Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Luwu- Bocah berusia 12 tahun dengan jenis kelamin wanita, Andi Mutia Khairun Nisa, berhasil menyelamatkan ibunya dari kobaran api yang membakar rumahnya di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel). Beruntung bicah dan ibunya tersebut berhasil kabur dari amukan api.

Diketahui, kali pertama rumah yang terbalar adalah milik Uri (47) yang saat itu pemiliknya tidak berada di rumah. Saat kejadian, Uri berada di luar rumah untuk bekerja. Sehingga saat kejadian tersebut, Uri juga tidak mengetahui bahwa rumahnya terbakar.

Sesaat kemudian, api membesar dan merembet hingga ke rumah Maskur (37). Beruntung warga cepat mengetahui dan mencoba memadamkan kobaran api. Namun, api belum bisa dipadamkan.

Istri Maskur, Andi Lilianti (34) menceritakan, saat kejadian dia Bersama dengan dua anaknya sedang tidur secara terpisah. Andi Mutia Khairun Nisa saat itu berada di tempat mengajinya.

Baca: Bediang Bikin Rumah Terbakar di Ngrandah Grobogan

“Saya tidak tahu, tiba-tiba dibangunkan anak saya (Andi Mutia Khairun Nisa) dan kondisi atap rumah sudah terbakar. Di dalam ruangan juga sangat panas,” katanya dilansir dari Kompas.com, Rabu (23/2/2022).

“Anak saya pulang mengaji langsung masuk ke rumah membangunkan saya, dia bilang 'Mama bangun, asap sudah penuh masuk dalam rumah', sudah kebakaran sehingga kami bergegas keluar. Saat sudah di luar rumah, dia sempat bilang turunkan pembatas listrik jadi saya turunkan dulu baru lari ke jalan,” ucap Lilianti.

Lilianti mengatakan putrinya menyelamatkan dirinya dalam kondisi api sudah membakar plafon yang terbuat dari plastik terpal, bahkan dinding sudah ikut terbakar.Baca: Warga Ngabenrejo Geger Dikira Ada Rumah Terbakar, Ternyata…“Dinding kamar tempat tidur yang terbuat dari kalsiboard sudah mulai terbakar, bahkan ada lemari pakaian isinya sudah sebagian hangus yang membuat asap sudah ada dalam kamar. Namun karena iniasiatif Mutia, kami bisa selamat dari kebakaran tersebut,” ujar Lilianti.Lanjut Lilianti, dalam penyelamatan yang dilakukan anaknya, ia melihat Mutia dalam kondisi tenang dan memiliki keyakinan untuk selamat.“Dia masih menggenggam Alquran sepulang mengaji dan menolong kami bahkan sempat dua kali keluar masuk rumah, sementara di luar orang sudah meneriaki kami agar keluar dari halaman rumah,” tutur Lilianti. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler