Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Tangsel- Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Serpong, Tangerang Selatan (Tagsel) melakukan aksi mogok berdagang. Hal itu lantaran harga daging sapi mengalami kenaikan terlalu tinggi.

Aksi protes terhadap pemerintah perihal kenaikan harga daging sapi yang melonjak tersebut rencananya dilakukan selama lima hari, mulai hari ini hingga Jumat (4/3/2022).

Petugas Lapangan Pasar Serpong Alit Mintarya mengatakan, aski mogok berjualan ini memang sudah direncanakan sejak awal. Apabila harga daging sapi tidak mengalami penurunan, maka para pedagang akan melakukan aksi mogok berjualan hingga lima hari kedepan.

Baca: Harga Daging Sapi di Kudus Masih Adem Ayem

"Baru mulai hari ini, infonya lima hari sampai Jumat. Kebetulan memang saya bekas tukang daging, jadi teman-teman pedagang daging itu saling komunikasi," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Senin (28/2/2022).

Dia menambahkan, dari informasi yang dia terima, para penjual daging sapi ini hawatir apabila mengambil daging, tetapi di pasaran tidak terjual lantaran hargaya tinggi. Apalagi dari tempat penjagalan, harganya juga sudah tinggi.
"Saya dengar ya memang dari jagalnya pemotongannya tinggi, jadi tidak sesuai dengan pengharapannya (pedagang)," lanjut dia.Baca: Harga Daging Sapi di Jepara Melejit Sampai Rp 170 Ribu Per KilogramKarena harga dari jagal tinggi, maka pedagang daging sapi terpaksa menaikkan harga jual kepada pembeli. Menurut Alit, banyak pembeli yang mengeluhkan kenaikan harga tersebut kepada pedagang. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler