Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Tajung Balai- Puluhan tenaga kerja indonesia (TKI) Ilegal yang bakal berangkat ke Malaysia, berhasil digagalkan petugas TNI AL di Tanjung Balai.

Setidaknya ada 75 orang TKI Ilegal yang sudah siap diperkerjalan di Malaysia. Namun, pasukan TNI bergerak cepat untuk melakukan penggerebekan.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang mengatakan, penggerebekan itu dilakukan petugas Gabungan Lanal Tanjung Balai-Asahan pada pukul 1.30 WIB.

"Petugas menangkap sedikitnya 75 Orang di gudang penampungan milik warga berinisil RR di Kelurahan Matahalasan, Kecamatan Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai," ungkap Aan dilansir dari kompas.com, Selasa (1/3/2022).

75 orang yang diamankan terdiri dari 47 laki-laki dan 28 perempuan. Setelah didata, mereka dilimpahkan ke pihak kepolisian guna proses lebih lanjut.

BacaSelundupkan Sabu 6 Kilogram dari Malaysia, Tiga TKI Ilegal Dibekuk Polisi
Sementara itu, Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksmana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan Keberhasilan penangkapan ini tidak lepas dari informasi masyarakat dan kerjasama antar instansi terkait di wilayah Tanjung Balai dan Asahan.Arsyad menegaskan bahwa komitmen TNI AL sangat jelas dan tegas, tidak ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di laut.Menurutnya, sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut, tidak ada pembiaran apalagi membekingi kegiatan-kegiatan illegal seperti penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal ini."Berdasarkan pemeriksaan sementara tidak ada dugaan keterlibatan prajurit TNI AL dalam upaya kegiatan illegal ini," katanya.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler