Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, TTS- Wakil Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Jhony Army Konay mengakui bahwa dirinya telah menampar sopir ambulans Yaner Sesfao. Dia juga mengaku bahwa tamkaran hanya dilakukan sekali.

Jhony Army mmeberikan alasan terkait penamparan tersebut. Menurutnya karena sikap Yaner yang tak beretika dan membangkang saat berbicara dengan dirinya di rumah jabatan Wakil Bupati TTS.

"Dia masuk di rumah jabatan tidak sopan, duduk sejajar saya. Saya suruh dia cabut masker baru berbicara karena dia berbicara tidak jelas, tapi dia malah melawan. Makanya saya tampar dia, tapi tidak kuat,"ujar Army, dikutip dari Kompas.com, Jumat (4/3/2023).

Army menambahkan, setelah dirinya melakukan penamparan terhadap Yaner, dia justru pergi keluar, lalu masuk lagi.

BacaSopir Ambulans Ini Diduga Dianiaya Wakil Bupati TTS Gegara Tak Bunyikan Klakson Saat Berpapasan

"Setelah saya tampar, dia malah bangun jalan ke luar, setelah itu kembali masuk dan duduk sejajar lagi dengan saya,” sambung Army.

Setelah kejadian tersebut, Army lalu meminta Yaner, kepala Puskesmas Kualin dan seorang dokter untuk pulang. Army meminta supaya mereka mendinginkan kepala sebelum kembali berbicara dengan dia.
”Sebagai bawahan seharusnya dia datang sopan bukan berlagak melawan dan tidak beretika. Sebagai atasan saya merasa tidak terima dengan sikap tersebut dan ingin membina dia,” ujarnya.Karena sudah ada laporan polisi, Army pun menunggu panggilan polisi dan siap memberikan keterangan.BacaTak Cukup Uang Untuk Sewa Ambulans, Pria ini Bopong Jenazah Bayinya Menggunakan Motor Sejauh 70 KMIa meminta agar Kepala Puskesmas Kualin dan seorang dokter yang mendampingi Yaner saat kejadian, menjadi saksi karena mereka melihat dan mendengar langsung kejadian tersebut. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler