Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Baikpapan- Kilang minyak milik PT Pertamina di Refinery Unit (RU) V Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) kebakaran. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 Wita.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina International Djoko Priyono membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Menurut dia, telah terjadi "flash" di inlet pipa finfan cooler Hydrocracket B di RU 5 sebagai dugaan awal penyebab kebakaran.

"Alhamdulillah api sudah berhasil dipadamkan dan saat ini progress coling dan lanjut inspeksi," ujar Djoko, dukutip dari Kompas.com, Jumat (4/3/2022).

Baca: Kebakaran Terheboh di Jateng, dari Kilang Minyak-Pasar Kroya Cilacap

Untuk area Hydrocracker B yang terbakar saat ini sudah dilakukan normal shutdown. Pertamina memastikan, untuk unit-unit proses yang lain tetap normal operasi.

"Secara umum kilang RU beroperasi normal kecuali Hydrocracker B," tegasnya.

Saat ini, lokasi yang terjadi kebakaran masih dalam proses pendinginan.  Setelah itu, akan langsung dilakukan pemeriksaan.Baca: Kilang Minyak Pertamina RU IV Cilacap KebakaranDia menmabhakna, kebakaran ini tidak membuat seluruh kilang berhenti beroperasi. Lantaran kebakaran hanya membakar sebagian pada Hydrocracker B."Secara umum kilang RU beroperasi normal, kecuali Hydrocracker B," terangnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler