Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bima- Densus 88 Antiteror Polri Kembali menamngkap empat orang warga yang berada di Kota Biman Nusa Tenggara Barat (NTB). Diduga, mereka terlibat dalam jaringan teroris dan akan melakukan aksi saat penyelenggaraan Moto GP nanti.

Warga yang ditangkap adalah seorang berinisial Al yang berprofesi sebagai tukang las.  Penangkapan dilakukan pada Rabu (9/3/2022) kemarin.

Kemudian pada Senin (7/3/2022), Densus 88 juga menangkap tiga orang terduga pelaku terorisme. Ketiganya merupakan warga Kota Bima dengan kecamatan yang berbada. Medaka adalah Lt yang berasal dari Kelurahan Penaraga, Kecamatan Rasanae Timur.

Baca: Kapolri Tambah Personel Pasukan Densus 88 Antiteror

Lalu Sof dari Kelurahan Penatoi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Kemudian MS yang berasal dari kecamatan yang sama dengan Sof.

Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Penatoi Jainuddin mengungkapkan, dirinya ikut menyaksikan saat Densus 88 menggeledah rumah MS.

Dari rumah MS, ditemukan sepucuk pistol rakitan dengan empat peluru.
Baca: Satu Terduga Teroris Diringkus Densus 88 saat Kulakan Elpiji di Sragen"Kebetulan saya yang turut menyaksikan penggeledahan setelah warga saya ditangkap," kata Jainuddin, dikutip dari Kompas.com, Kamis (10/3/2022).Petugas kemudian menggeledah rumah Sof seusai memeriksa kediaman MS. Menurutnya, sejumlah buku  disita dari lokasi tersebut."Saya sempat minta izin untuk dokumentasikan tapi tidak diberikan izin," ujar dia. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler