Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Kubu Raya- Diduga mencuri mangga Jalan Rasau Jaya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), dua pemuda berinisial FR dan DR, babak belur diamuk massa. Bahkan FR dikabarkan meninggal dunia.

Kapolres Kubu Raya AKBP Jerrold Hendra Josef Kumontoy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Minggu (6/3/2022) pukul 02.00 WIB.

Saat itu, FR dan DR menggunakan sepeda motor. Kemudian dia berhenti untuk berteduh lantaran turun hujan. Mereka berteduh di sebuah rumah korong yang ada di pinggir jalan Rasau Jaya.

Saat berteduh itu, keduanya melihat pohon mangga. Kemudian mereka pun mengambil mangga tersebut.

"Ternyata, aktivitas tersebut dipantau IS, yang merupakan penjaga malam," ucap Jerrold, dikutip dari Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Kemudian, IS mendatangi FR dan DR dan melihat satu di antaranya masih berada di atas pohon mangga. IS lalu memanggil kawan-kawannya.

BacaPura-Pura Jadi Pembeli, Pria di Grobogan Gasak Dua HP Saat Penjaga Konter Lengah
Saat IS mengintrogasi FR dan DR, keduanya berbelit-belit hingga kemudian keduanya dilakukan pemukulan. Setelah dipukuli, keduanya diserahkan ke polisi.Jerrold melanjutkan, pada pukul 09.00 WIB, FR mengaku pusing dan dibawa ke Puskesmas Sungai Raya. Setelah dirawat, FR dibawa kembali ke Mapolsek."Pukul 14.00 WIB, FR kembali mengeluh sakit, lalu dibawa ke Rumah Sakit Auri. Kemudian, saat hendak dirujuk ke RSUD Soedarso, pukul 19.30 WIB, FR meninggal dunia di tengah perjalanan," ungkap Jerrold.Kemudian akibat dari pemukulan tersebut, FR mengalami sejumlah luka dan mengakibatkannya meninggal dunia."Hasil forensik menunjukkan, korban meninggal setelah mengalami luka di dahi sebelah kanan," terangnya.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler