Miris, Jembatan Gantung di Banten Ini Putus saat Dilintasi Pelajar
Murianews
Senin, 14 Maret 2022 14:54:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Banten- Sebuah jembatan gantung yang berada di Kampung Lebak Nangka, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten putus setelah dilewati oleh para pelajar. Akibatnya, sebanyak sembilan pelajar dikabarkan terjatuh dan mengalami luka-luka.
Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Rudaya mengatakan, para siswa sedang melintas ketika jembatan tersebut tiba-tiba ambruk.
"Jadi lagi kegiatan pramuka, mereka melintas dan tiba-tiba ambruk, siswa jatuh," kata Rudaya, dikutip dari Kompas.com, Senin (14/3/2022).
Baca: 11 Tahun Terputus, Jembatan Sepan Sragen Akhirnya Dibangun
Dia menambahkan pelajar yang melintas di jembatan itu ada sebanyak 14 orang. Namun, yang kemudian turut terjatuh ke dalam sungai ada Sembilan pelajar. Mereka merupakan siswa SMP 4 Cijaku.
Para siswa tersebut lantas dievakuasi oleh warga dan guru pendamping kegiatan tersebut. Mereka mengalami luka ringan seperti terkilir.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




jembatan nampak roboh setelah dilintasi oleh para pelajar (kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Banten- Sebuah jembatan gantung yang berada di Kampung Lebak Nangka, Desa Ciapus, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten putus setelah dilewati oleh para pelajar. Akibatnya, sebanyak sembilan pelajar dikabarkan terjatuh dan mengalami luka-luka.
Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Rudaya mengatakan, para siswa sedang melintas ketika