Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Aceh- Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh enggan untuk menggunakan logo seetifikasi halal yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag). Hal itu lantaran Aceh mempunya aturan tersendiri dalam menetaplkan produk halal.

Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali mengatakan, bahwa MPU Aceh mempunyai kewenangan tetrsendiri untuk menetapkan produk halal dari UMKM yang ada di Wilayah Aceh. Hal itu tertuang dalam  qanun Nomor 8 Tahun 2016 tentang jaminan produk halal.

"Misalnya kalau UMKM Aceh cukup dengan logo kita sendiri. Ada aturan yang membenarkan hal itu kita bisa membuat sertifikasi halal. Kita masih pakai logo halal sendiri," kata Ketua MPU Aceh, dikutip  dari CNNIndonesia.com, Selasa (15/3/2022).

Baca: Empat Penyelundup 470 Kg Sabu di Aceh Divonis Mati

Menurutnya dalam sertifikasi halal di Aceh pihaknya memiliki kewenangan khusus dan tidak serta merta mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Oleh karena itu, logo halal terbaru yang dikeluarkan oleh BPJPH tidak wajib bagi seluruh pengusaha kuliner, obat-obatan dan kosmetik yang memproduksi hasil usahanya dan mengedarkan usaha di provinsi Aceh.

Baca: Ladang Penghasil 62 Ribu Batang Ganja di Aceh Dimusnahkan Polisi "Kalau kita di Aceh, karena ada qanun sendiri, kita ya jadi terserah kita di Aceh," ucap Tgk Faisal.Dia menambahkan, logo halal terbaru yang dikeluarkan BPJPH merupakan amanat UU. Jika ada produk luar Aceh yang sudah beredar menggunakan logo halal terbaru itu, maka tidak masalah."Logo halal nasional kalau yang sudah beredar di Aceh ya tidak masalah," ucapnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News