Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banyuwangi- Pasangan Suami Istri (Pasutri) Sukari (46) dan Wahyuningsih (36) yang merupakan warga Dusun Tapak Lembu, Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, kabupaten Banyuwangi mempunyai 4 orang anak. Masing-masing dari anaknya itu Namanya terdiri dari satu huruf.

Keempat anak ini perempuan bernama V (16), anak kedua berjenis kelamin laki-laki bernama J (11), anak ketiga perempuan bernama L (5), dan anak keempat berjenis kelamin perempuan bernama N (2).

Sukari mengatakan, pemberian nama dengan hanya satu huruf itu agar kebih simple. Sehingga saat penulisan maupun pemanggilan nama pun tidak harus ribet.

"Sebetulnya nggak ada alasan, cuma pingin simpel aja, pas kelahiran pertama," ujar Sukari, dikutip dari detik.com, Sabtu (19/3/2022).

Baca: Unik, Bayi Laki-Laki di Brebes Diberi Nama Dinas Komunikasi Informatika Statistik

Sebelumnya, pada kelahiran anak pertama, Sukari sempat mencari nama-nama baik untuk anaknya. Namun karena bingung dan tidak ingin ribet, akhirnya ia memiliki ide memberi nama anaknya dengan satu huruf.

"Sempat cari nama baik yang seperti orang biasanya. Tapi ya karena ingin simpel akhirnya huruf V yang saya pakai untuk anak pertama," tambahnya.

Hal ini kemudian berlanjut kepada anak-anak selanjutnya. Bahkan, satu anak yang lahir di Balikpapan, juga dikasih nama dengan satu huruf, sama dengan kakaknya.

Nama keempat anak ini pun terpampang jelas dalam tulisan di Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Banyuwangi pada 21 April 2021.Sukari mengaku pemberian nama singkat keempat anaknya ini membuahkan pertanyaan dan protes sejumlah pihak. Khususnya dari ibunya dan beberapa tokoh masyarakat.Baca: Bayi Lucu di Blora Ini Lahir Normal di Tanggal Cantik 12-02-2021 Tepat di Hari Imlek"Almarhum ibu saya juga pernah tanya. Katanya kenapa kok singkat ngasih namanya. Akhirnya saya kasih penjelasan dan akhirnya beliau pun akhirnya bisa menerima," ujarnya.Kepala Dispendukcapil Banyuwangi Juang Pribadi mengatakan pencatatan nama dengan menggunakan satu huruf tidak menjadi masalah bagi pemohon pencatatan kependudukan."Tugas kita mencatat laporan dari warga atau penduduk. Pakai nama satu huruf atau lebih tidak masalah," ujar Juang. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler