Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banyuwangi- Seorang wanita tanpa identitas tewas tertabrak Kereta Api Sri Tanjung relasi Banyuwangi-Lempuyangan Yogyakarta.

Kecelakaan berlangsung di kilometer 8-900 antara Stasiun Banyuwangi Kota dan Stasiun Argopuro. Lokasi kecelakaan di sekitar Lingkungan Kepuh, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, tepatnya sekitar 100 meter arah selatan perlintasan sebidang rel Kereta api.

Plh Humas PT KAI Daop 9 Jember, Tohari mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Dari laporan masinis Kereta Api Sri Tanjung, kereta sempat berhenti. Kemudian sempat mengecek kondisi korban.

Petugas Kereta Api juga sempat menanyakan ke beberapa warga di sekitar lokasi kecelakaan. Namun tak ada yang mengenali.

Baca: Terowongan Kereta Api Sasaksaat di Bandung Barat, Membelah Bukit Sepanjang 949 Meter

"Tidak ada identitas korban. Bahkan tanya ke warga sekitar tidak ada yang mengenali," katanya, dikutip dari detik.com, Rabu (23/3/2022).

Usai kejadian itu, petugas kepolisian dan koramil setempat mendatangi lokasi. Jenazah yang tubuhnya sudah hancur itu kemudian dilarikan ke Kamar Jenazah RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi."Tadi langsung dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Bagi masyarakat yang memiliki keluarga dengan ciri seperti diatas langsung saja ke RSUD Blambangan Banyuwangi," tegasnya.Tohari pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di jalur rel kereta api. Sebab hal tersebut sangat berbahaya."Kami minta masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel kereta. Baik untuk jalan, nongkrong ataupun olahraga," pungkasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler