Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Serang- Bayi yang ditemukan meninggal di Indekos di Cipocok Jaya, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Banten, diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri. Saat ini, ibu kandung korban sudah diamankan oleh petugas kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP David Adhi Kusuma mengatakan, setelah pelaku dilakukan introgasi oleh petugas kepolisian, dia mengaku saat melahirkan bayinya tersebut hanya seorang diri. Dia tidak dibantu oleh seotrang pun.

"Iya, jadi tersangka tindak pidana. Setelah diinterogasi tersangka mengakui mayat bayi laki-laki itu dilahirkan tanpa bantuan siapa pun," katanya, dikutip dari detik.com, Jumat (25/3/2022).

Baca: Bayi Baru Lahir Ditemukan Tak Bernyawa di Indekos Serang

Dia menambahkan, tersangka melahirkan pada Selasa (22/3/2022) pukul 18.00 WIB sendirian. Setelah lahir, ari-ari bayi langsung dipotong menggunakan gunting.

"Tetapi pengakuan tersangka bahwa setelah bayi itu lahir, kondisinya sudah meninggal dunia," paparnya.Dia juga mengaku bahwa setelah melahirkan, pelaku sempat melapor kepada Ketua RT setempat. Untuk menutupi perbuatannya, kepada warga, tersangka mengaku bayi itu meninggal sejak dalam kandungan."Motifnya biar tidak diketahui keluarga bahwa sudah melahirkan dan dari pengakuan yang bersangkutan, bayi dari hubungan dengan pacarnya," katanya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler