Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jambi- Tawuran antarsiswa Kembali terjadi di Kota Jambi. Tawuran tersebut melibatkan siswa SMKN 3 Kota Jambi dan SMAN 12 Kota Jambi pada saat ujian sekolah berlangsung.

Kepala Sekolah SMAN 12 Kota Jambi Syaipudin membenarkan kejadian ini. dia mengatakan, mulanya siswa SMAN 12 Kota Jambi sedang melangsungkan ujian sekolah. Tiba-tiba sekitar pukul 09.00 WIB, tiba-tiba siswa dari SMKN 3 Kota Jambi datang menyerang.

“Mungkin sejak awal sudah terjadi permusuhan, sehingga siswa dari sekolah kami juga turut menyerang. Lokasinya berada di gedung sekolah kawasan Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (26/3/2022).

Atas kejadian itu, setidaknya ada 13 siswa yang mengalami luka-luka dan memar bagian wajah. Bahkan ada juga yang mengalami muntah-muntah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca: Tawuran Pelajar Magelang Dikecam, Netizen: Syukuran Sekolah Offline?

"Akibatnya 13 orang siswa mengalami memar, satu di antaranya dirawat inap mengalami muntah-muntah, dan empat guru juga ikut diserang. Kalau menurut laporan rekan saya, diduga ada dua orang yang membawa sajam," kata Syaipudin.

Saat kejadian, pihak kepolisian datang dan sempat mengeluarkan satu kali tembakan peringatan untuk membubarkan gerombolan siswa. Ada satu orang yang diamankan petugas kepolisian dalam penyerangan itu.Baca: Tawuran Pelajar Hingga Tewaskan 1 Orang Ternyata Dipicu Saling Ejek di MedsosSementara Kepala SMKN 3 Kota Jambi Edri menjelaskan, penyerangan terjadi karena masalah pemakaian kelas."Iya, sebenarnya masalahnya cuma masalah kelas. Siswa SMKN 3 tidak terima kelasnya dipakai oleh siswa SMAN 12. Jadi sempat ribut internal. Sudah kita tenangkan sementara, tidak tahunya siswa SMKN 3 yang dari pall 10 juga ikut menyerang," ujar Edri. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler