Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Papua- Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali melakukan penyerangan di markas TNI yang berada di Pos Quary Bawah Satgas Mupe Yon Mar III di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (26/3/2022) petang. Dari aksi penyerangan itu, 2 prajurit Marinir tewas di tembak, sementara 8 prajurit lainnya luka-luka.

Informasi diperoleh, pelaku penembakan ini yakni KKB kelompok Army Kogoya bagian dari pimpinan Egianus Kogoya. Mereka menyerang Pos Marinir dari dua arah, yaitu bagian belakang Pasar dan Sungai Alguru dengan menggunakan senjata GLM atau peluru pelontar hasil rampasan milik TNI.

Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengatakan, korban gugur dalam aksi penyerangan itu ada dua orang, yakni almarhum Letda Mar Mohammad Iqbal dan Pratu Mar Wilson Anderson.

“Pratu Mar Wilson Anderson meninggal dunia pada hari ini, Letda Mar Mohammad Iqbal meninggal usai terjadi pnyerangan KKB,” ujar Candra, dikutip dari inews.com, Minggu (27/3/2022).

Baca: KKB Kembali Serang Lokasi Penambangan di Papua

Kedua prajurit tersebut diakui sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, hingga saat ini keduanya telah dinyatakan meningeal dunia.

"Almarhum Pratu Mar Wilson sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis dari Dokter Satgas, namun tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," katanya.

Menurutnya, proses evakuasi personel tersebut telah dilakukan pada hari ini dengan menggunakan helikopter milik TNI AU.

Baca: Jenderal Andika Perkasa Pastikan Buru Anggota KKB Yang Menembak 3 Anggota TNI"Kedua korban yang meninggal dunia saat ini telah berada di RSUD Mimika untuk dilaksanakan Pemulasaran," ujarnya.Sementara enam prajurit yang luka-luka yakni Serda RF, Serda BP, Serda EES, Pratu ASA, Prada ADP dan Prada LH. Mereka dirawat di IRD RSUD Kabupaten Mimika."Dua prajurit yang luka ringan yakni Pratu RS dan Pratu DS saat ini masih berada di Kenyam Kabupaten Nduga," ucapnya.Wakapendam mengungkapkan, korban gugur Letda Mar M Ikbal direncanakan akan dilaksanakan upacara pelepasan jenazah pada Senin (28/3/2022). Kemudian dilanjutkan dengan pemberangkatan ke rumah duka menggunakan pesawat udara ke Makassar menuju Kendari."Untuk Almarhum Pratu Wilson Anderson juga direncanakan pada upacara pelepasan jenazah dan diberangkatkan ke rumah duka menggunakan pesawat udara transit di Makassar-Surabaya, kemudian menuju Kupang," ujar Candra. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: inews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler