Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Cirebon- Kecelakaan lalu lintas terjadi antara mobil Toyota Avanza bernomor polisi G 1031 TC dengan truk tangki di Jalur Pantura, Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (3/4/2022).

Dalam peristiwa ini, 6 orang dikabarkan meninggal dunia. rinciannya, tiga orang meninggal di tempat kejadian perkara, sementara tiga yang lain meninggal sata berada di rumah sakit.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Cirebon Kompol Alan Haikel mengatakan,kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Toyota Avanza saat itu melaju dari arah Cirebon menuju Jawa Tengah.

Baca: Pembunuhan di Besito Kudus: Posisi Mayat Direkayasa Seolah-olah Kecelakaan

Diduga, sopir Avansa saat itu dalam kondisi mengantuk, sehingga menabrak truk tangka yang sedang parker dipinggir jalan untuk mengganti ban.

"Diduga (sopir Avanza) mengantuk sehingga menabrak truk tangki yang tambal ban," sebut Alan.

Alan mengatakan mobil Avanza tersebut malaju dengan kecepatan 80 km per jam dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, kondisi kendaraan korban mengalami rusak parah.
Baca: Warga Karanganyar Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan, Diduga Korban Kecelakaan"Diduga kecepatan minibus ini mencapai 80 km per jam," kata Alan.Alan menambahkan semua korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Dari kartu tanda penduduk (KTP) keenam korban merupakan warga Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah."Kami masih identifikasi, dan mencocokkan KTP serta keterangan pihak keluarga, karena kami tidak bisa mengekspose, kalau belum jelas," ujarnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler