Empat Bocah Meninggal Terapung di Kolam Pancing, Diduga Tenggelam
Murianews
Senin, 4 April 2022 19:21:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Padangsidimpuan- Empat orang bocah berjenis kelamin perempuan yang merupakan wargaPadangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), ditemukan meninggal dalam kondisi terapung di kolam pancing warga setempat. Diduga mereka tidak bisa berenang sata berada di kolam tersebut.
Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Bambang Priyatno mengatakan empat bocah yang ditemukan tewas yaitu NH (12), NS (9), LS (7), dan HH (6). Penemuan mayat keempat korban berawal dari pemilik kolam yang mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi kolam.
"Saksi melihat ada empat orang yang mengapung. Selanjutnya saksi menghubungi kepala desa dan melaporkan ke Polsek Hutaimbaru," ucap Bambang, dikutip dari detik.com, Senin (4/4/2022).
Baca: Mayat Terapung di Sungai Silugonggo Pati Terungkap, Ini Identitasnya
Saat itu, pihak desa juga langsung menghubungi keluarga dari para korban. Tak lama kemudian keluarga datang dan langsung menolong para korban yang terapung itu. Namun keempat korban sudah tidak bernyawa.
Selanjutnya para korban dibawa ke rumah sakit, namun pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia. Diperkirakan korban sudah meninggal dunia 30 menit sebelum ditemukan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




ILUSTRASI.[/caption]
MURIANEWS, Padangsidimpuan- Empat orang