Nelayan Pasuruan Rela Tidur di SPBU Demi Dapat Solar Bersubsidi
Murianews
Selasa, 5 April 2022 16:21:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Pasuruan- Nelayan di wilayah pasuruan, Jawa Timur (Jatim) terpaksa harus tidur di SPBU untuk mendapatkan solar bersubsidi. Pasalnya, apabila mereka tidak menunggu hingga pasokan solar datang, hawatirnya kehabisan lagi.
Kondisi kelangkaan solar di Kabupaten Pasuruan ini sudah berlangsung lama. Imbasnya aktivitas nelayan tidak bisa berjalan dengan baik.
Tidak hanya nelayan, para sopir truk juga rela tidur di SPBU untuk mendapatkan pasokan solar bersubsidi. Mereka beralasan, apabila mencari di SPBU lain tentu juga harus antre lagi.
"Saya sejak tadi malam, kosong. Pulang sahur, datang lagi sampai sekarang," kata Edy, salah satu nelayan, dikutip dari detik.com, Selasa (5/3/2022).
Baca: Penyelewengan Solar Subsidi di Jateng Rugikan Negara Rp 49,9 M
Salah satu warga lainnya, Farikha harus rela menggantikan antrean suaminya dan sudah berada di SPBU sejak kemarin malam. Ia berharap hari ini solar datang sehingga suaminya bisa melaut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




ibu-ibu nelayan antre membeli solar bersubsidi di Pasuruan (detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Pasuruan- Nelayan di wilayah pasuruan, Jawa Timur (Jatim) terpaksa harus tidur di SPBU untuk mendapatkan