Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jember- Nurlasiadi (35) pria asal Dusun Rowo Tengu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, sudah tiga bulan merasakan sakit yang teramat sangat pada bagian perutnya. Dia tidak tahu bahwa dalam perutnya itu ternyata ada gelas yang menyumbat.

Nurlasiadi mengatakan, awalnya dia mengira sakit yang dialaminya itu biasa saja. Namun, lama-kelamaan dia tak bisa bangun. Bahkan sampai tidak bisa melakukan aktivitas apapun.

"Saya hanya berbaring saja di kasur. Setiap hari hanya seperti ini,” katanya, dikutip dari detik.com, Kamis (7/4/2022).

Dia kemudian mencoba untuk berobat ke manteri terkait penyakitnya itu. Namun, upaya yang dilakukan tidak mendapatkan hasil. Sakit yang dialaminya justru semakin menjadi-jadi.

Baca: Bupati Sri Sumarni Ternyata Pernah “Kena Santet”, Begini Kisahnya

Selain itu, dia juga mencoba untuk melakukan pengobatan alternatif, lantaran sakit yang diderita itu dinilainya tidak wajar. Dia juga sempat mengira bahwa apa yang dirasakan itu adalah imbas dari santet.

"Saya ndak punya musuh, orang gak punya, kok ya ada orang tega melakukan itu (santet)," terangnya.

Berkali-kali dia berusaha untuk mengobati sakitnya itu, tetapi higga kondisi keuangannya menipis, sakit belum sembuh juga. Akhirnya, dia hanya bisa pasrah dan menahan rasa sakit hingga ada bantuan datang.

Baca: Perut Sakit Bisa Jadi Sindrom Dispepsia, Ini Gejala dan Cara MengobatinyaTiga bulan berlalu, akhirnya Nurlasiadi dibantu relawan kemanusiaan Jember. Dia kemudian dibawa ke RSD Balung. Di rumah sakit itu, Nurlasiadi dirontgen. Setelah melihat hasilnya, dia kaget lantaran didalam perutnya ada gelas kaca yang cukup besar."Kaget (ada gelas di perut), pak," ungkapnya.Baca: Temuan Jenglot di Kudus, Tanda Dunia Klenik Masih EksisKarena itu, tim dokter kemudian sepakat untuk mengoperasi Nurlasiadi dan mengeluarkan gelas tersebut dari perutnya. Kini, Nurlasiadi sedang menjalani proses pemulihan setelah dioperasi."Enakan sekarang setelah dioperasi," akunya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler