6 WNA di Bali Dobrak Vila, Katanya Pemberian dari Tuhan untuk Mereka Tempati
Murianews
Jumat, 8 April 2022 09:58:36
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Badung- sebanyak enam warga negara asing (WNA) mendobrak sebuah vila milik warga yang berada di Jalan Munduk Kedungi, Desa Parerenan, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali. Mereka memaksa masuk lantaran menganggap bahwa vila itu adalah miliknya yang merupakan pemberian dari Tuhan.
Kepala Bagian Program dan Hubungan Masyarakat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia wilayah Bali I Wayan Muliarta menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (2/4/2022) dini hari.
"Berdasarkan informasi dari pemilik vila, pagi hari sekitar pukul 07.00 Wita pemilik vila dan pihak Desa Pererenan menemui orang asing tersebut dan mengaku vila tersebut adalah miliknya yang diberikan Tuhan," kata Muliarta, dilansir dari kompas.com, Jumat (8/4/2022).
Baca: Proyek Hunian WNA Karimunjawa Jepara Dihentikan
Mendapatkan laporan, tim Imigrasi Kelas I Denpasar menerjunkan lima personel dan dibantu oleh polisi. Namun, saat dimintai keterangan Sebagian dari WNA itu justru malah melakukan perlawanan. Mereka ngeyel bahwa vila tersebut adalah miliknya.
Selain itu, para WNA tersebut juga tidak mau menunjukkan dokumen keimigrasian.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




enam WNA memaksa masuk ke sebuah villa (Kanwil Hukum dan HAM Bali)[/caption]
MURIANEWS, Badung- sebanyak enam warga negara asing (