MURIANEWS, Banyuwangi- Seorang wanita misterius tanpa identitas, tertabrak Kereta Api (KA)
Wijaya Kusuma jurusan Cilacap-Banyuwnagi, Senin (11/4/2022). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.56 WIB.
Sementara untuk Lokasi kejadiannya berada di KM 60+5 yang berjarak sekitar 500 meter dari perlintasan sebidang Rel KA.
Pelaksana Harian Manajer Humas Daop 9 Jember Tohari membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti
identitas wanita yang tertabrak kereta itu.
"Benar tadi pagi kami terima informasi dari teman-teman masinis melalui Pusdalops KA bahwa ada seorang wanita tertemper KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Banyuwangi," katanya, dikutip dari
detik.com, Senin (11/4/2022).
Baca:
Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di BanyuwangiSementara kronologinya, korban saat itu berada di pinggir jalur kereta. Masinis sebenarnya sudah memberikan peringatan tapi korban tetap tak mengindahkan peringatan itu.
"Masinis sudah memberikan peringatan dengan membunyikan suling lokomotif berkali-lali. Namun korban tetap tak mengindahkan," jelas Tohari.
Dari informasi yang diterima, Tohari menambahkan, korban berjalan di sebelah kanan bantaran rel."Sudah diperingati tetapi korban tetap tak mengindahkan. Bila dilihat dari ciri-cirinya, kata Tohari, usianya sekitar 20 tahun," ungkapnya.Petugas dari Polsek Sempu dibantu Unit lantas Polsek Genteng, Koramil Sempu, serta perangkat desa kemudian mendatangi lokasi kejadian. Petugas masih mencari tahu identitas maupun keluarga wanita malang itu.Jenazah korban selanjutnya dilarikan ke instalasi kamar jenazah RSUD Genteng untuk proses identifikasi. Diharapkan warga yang merasa kehilangan salah satu keluarganya bisa segera mendatangi ruang jenazah RSUD Genteng."Korban tadi langsung dibawa ke RSUD Genteng menggunakan ambulans oleh petugas bersama tim relawan. Bagi masyarakat yang memiliki keluarga yang hilang dengan ciri-ciri serupa kami harap bisa langsung ke RSUD Genteng," tegasnya.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber:
Detik.com
[caption id="attachment_283949" align="alignleft" width="880"]

Petugas BPBD nampak mengevakuasi jenazah korban (detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Banyuwangi- Seorang wanita misterius tanpa identitas, tertabrak Kereta Api (KA)
Wijaya Kusuma jurusan Cilacap-Banyuwnagi, Senin (11/4/2022). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.56 WIB.
Sementara untuk Lokasi kejadiannya berada di KM 60+5 yang berjarak sekitar 500 meter dari perlintasan sebidang Rel KA.
Pelaksana Harian Manajer Humas Daop 9 Jember Tohari membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti
identitas wanita yang tertabrak kereta itu.
"Benar tadi pagi kami terima informasi dari teman-teman masinis melalui Pusdalops KA bahwa ada seorang wanita tertemper KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Banyuwangi," katanya, dikutip dari
detik.com, Senin (11/4/2022).
Baca:
Wanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di Banyuwangi
Sementara kronologinya, korban saat itu berada di pinggir jalur kereta. Masinis sebenarnya sudah memberikan peringatan tapi korban tetap tak mengindahkan peringatan itu.
"Masinis sudah memberikan peringatan dengan membunyikan suling lokomotif berkali-lali. Namun korban tetap tak mengindahkan," jelas Tohari.
Dari informasi yang diterima, Tohari menambahkan, korban berjalan di sebelah kanan bantaran rel.
"Sudah diperingati tetapi korban tetap tak mengindahkan. Bila dilihat dari ciri-cirinya, kata Tohari, usianya sekitar 20 tahun," ungkapnya.
Petugas dari Polsek Sempu dibantu Unit lantas Polsek Genteng, Koramil Sempu, serta perangkat desa kemudian mendatangi lokasi kejadian. Petugas masih mencari tahu identitas maupun keluarga wanita malang itu.
Jenazah korban selanjutnya dilarikan ke instalasi kamar jenazah RSUD Genteng untuk proses identifikasi. Diharapkan warga yang merasa kehilangan salah satu keluarganya bisa segera mendatangi ruang jenazah RSUD Genteng.
"Korban tadi langsung dibawa ke RSUD Genteng menggunakan ambulans oleh petugas bersama tim relawan. Bagi masyarakat yang memiliki keluarga yang hilang dengan ciri-ciri serupa kami harap bisa langsung ke RSUD Genteng," tegasnya.
Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber:
Detik.com