Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banyuwangi- Seorang wanita misterius tanpa identitas, tertabrak Kereta Api (KA) Wijaya Kusuma jurusan Cilacap-Banyuwnagi, Senin (11/4/2022). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.56 WIB.

Sementara untuk Lokasi kejadiannya berada di KM 60+5 yang berjarak sekitar 500 meter dari perlintasan sebidang Rel KA.

Pelaksana Harian Manajer Humas Daop 9 Jember Tohari membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti identitas wanita yang tertabrak kereta itu.

"Benar tadi pagi kami terima informasi dari teman-teman masinis melalui Pusdalops KA bahwa ada seorang wanita tertemper KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Banyuwangi," katanya, dikutip dari detik.com, Senin (11/4/2022).

BacaWanita Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Kereta Api di Banyuwangi

Sementara kronologinya, korban saat itu berada di pinggir jalur kereta. Masinis sebenarnya sudah memberikan peringatan tapi korban tetap tak mengindahkan peringatan itu.

"Masinis sudah memberikan peringatan dengan membunyikan suling lokomotif berkali-lali. Namun korban tetap tak mengindahkan," jelas Tohari.
Dari informasi yang diterima, Tohari menambahkan, korban berjalan di sebelah kanan bantaran rel."Sudah diperingati tetapi korban tetap tak mengindahkan. Bila dilihat dari ciri-cirinya, kata Tohari, usianya sekitar 20 tahun," ungkapnya.Petugas dari Polsek Sempu dibantu Unit lantas Polsek Genteng, Koramil Sempu, serta perangkat desa kemudian mendatangi lokasi kejadian. Petugas masih mencari tahu identitas maupun keluarga wanita malang itu.Jenazah korban selanjutnya dilarikan ke instalasi kamar jenazah RSUD Genteng untuk proses identifikasi. Diharapkan warga yang merasa kehilangan salah satu keluarganya bisa segera mendatangi ruang jenazah RSUD Genteng."Korban tadi langsung dibawa ke RSUD Genteng menggunakan ambulans oleh petugas bersama tim relawan. Bagi masyarakat yang memiliki keluarga yang hilang dengan ciri-ciri serupa kami harap bisa langsung ke RSUD Genteng," tegasnya.Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler