Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Manokwari- Sebuah truk yang mengangkut para pekerja tambang emas, mengalami kecelakaan di turunan Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Diduga, truk mengalami rem blong hingga menghantam tebing.

Dalam peristiwa itu, setidaknya ada 16 pekerja yang dikabarkan meninggal dunia. sementara beberapa pekerja lainnya mengalami luka-luka.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengatakan 16 korban meninggal sudah dievakuasi dari lokasi kejadian oleh tim SAR gabungan. Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami masih melakukan olah TKP, sementara para korban sudah dievakuasi oleh tim SAR gabungan," ujar Parasian, diutip dari Kompas.com, Rabu (13/4/2022).

Baca: Kecelakaan Maut di Balikpapan, Ternyata Sopir Truk Melanggar Aturan

Menurut Parasian, dari 16 orang meninggal, 13 orang di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara 3 orang lainnya meninggal usai dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Warmare. Selain 16 orang meninggal, saat ini masih ada 13 korban kritis yang dirawat di rumah sakit.
"Sebanyak 13 orang penumpang dalam kondisi kritis masih dirawat di RS Pratama Warmare, sementara 13 jenazah yang meninggal dunia di lokasi kejadian sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Manokwari," kata Kapolres.Dia menambahkan, truk yang ditumpangi para pekerja itu diduga mengalami rem blong dan tidak berfungsi. Saat itu, posisi truk sedang melintas di tanjakan Minyambouw. Karena tak terkendali, truk kemudian menghantam tebing."Setelah menghantam tebing, terseret hingga 6 meter," kata Parisian. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler