SPBU di Ngawi Ini Gratiskan Pertamax bagi Konsumen yang Bisa Baca 1 Juz Alquran
Murianews
Kamis, 14 April 2022 17:15:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Ngawi- Berbagai cara unik dilakukan oleh petugas SPBU di Kabupaten Ngawi di tengah bulan Suci Ramadan. setidaknya ada tiga SPBU yang mempunyai cara unik sekaligus mendidik masyarakat. Itu terlihat seperti di SPBU Kecamatan Padas, Kecamatan Paron dan Kecamatan Jogorogo.
Pada tiga SPBU itu, mereka akan memberikan pertamax secara geratis bagi pengguna jalan atau konsumen yang berhasil membaca Alquran satu juz.
“Programnya one juz one liter Pertamax,” ujar Jefrry Nurhidayat (48) koordinator membaca ayat suci Alquran 1 juz gratis 1 liter Pertamax melalui pesan singkat, Kamis (14/04/2022).
Menurutnya, Program one juz one liter Pertamax sudah berjalan sejak lama. Namun karena pandemi Covid-19, program tersebut dihentikan sementara.
Baca: Nelayan Pasuruan Rela Tidur di SPBU Demi Dapat Solar Bersubsidi
Pihak pelaksana juga menunjuk ustaz dan ustazah untuk mengawasi para pengendara yang mengikuti kegiatan mengaji berhadiah Pertamax gratis tersebut.
“Ada ustaz ustazah yang mengawasi warga yang mengikuti kegiatan one juz one liter Pertamax,” imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




konsumen SPBU nampak membaca Alquran (Kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Ngawi- Berbagai cara unik dilakukan oleh petugas