Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Sampang- Warga pesisir pantai Wilayah Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim) digegerkan dengan adanya puluhan ekor sapi yang mengambang. Warga tidak mengetahui secara pasti, lantaran saat ada warga yang hendak melaut, mereka melihat sudah banyak sapi yang mengambang dengan kondisi mati.

Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho mengatakan, puluhan sapi itu sudah menjadi bangkai, sehingga mengambang di pinggri pantai. Dimungkinkan, peristiwa itu terjadi pada kamis pagi. Sementara sal dari bangkai sapi tersebut, pihaknya juga belum mengetahui.

“Awalnya warga tidak sadar jika gundukan yang terbawa arus ombak adalah bangkai sapi. Namun setelah diteliti ternyata bangkai sapi, akhirnya warga melaporkan," kata Budi diutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (15/4/2022).

Kemudian, polisi melakukan penyelidikan untuk mengatahui otif dari banyaknya bangkai sapi tersebut. Setelah dihitung, ada 14 bangsa sapi yang ada di pantai itu. sementara kondisinya sudah membusuk.

Baca: Mentan Pastikan Sapi Siap Potong Aman Hingga Lebaran

"Kami sudah melakukan penyelidikan dengan instansi terkait seperti tenaga medis hewan. Bangkai sapi ini bukan karena keracunan, tapi mati biasa," ungkapnya.
Kendati demikian, saat ini polisi belum mengetahui asal muasal bangkai sapi tersebut. Sebab mayoritas warga penduduk setempat menjual sapi ke pasar menggunakan transportasi darat."Kalau warga Sampang kami rasa tidak, tidak tahu kalau warga kabupaten lain, seperti Pamekasan dan Sumenep. Bisa jadi sumber sapi ini dari luar Sampang," tuturnya.Lebih lanjut, Budi menjelaskan, puluhan sapi tersebut pada akhirnya tidak dievakuasi ke darat lalu dikubur. Namun aparat memilih menggiring ke laut lalu ditenggelamkan. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: CNNIndonesia.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler