Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banjar- Polisi mengungkap penyebab ambruknya toko modern berjejaring Alfamart di Jalan Ahmad Yani KM 14, Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Bahkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri cabang Surabaya di Polda Jawa Timur didatangkan untuk mengecek ambruknya bangunan minimarket tersebut.

Namun, berdasarkan keterangan dari warga setempat, bagunan yang digunakan untuk minimarket tersebut sudah berusia 20 tahun. Sementara Alfamart sendiri posisinya adalah sebagai penyewa, bukan pemilik bangunan.

“jadi, ini bagunan tua yang disewa Alfamart,” kata Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto, Selasa (19/4/2022).

Selain bangunan tua, bangunan tersebut juga kerap terendam air lantaran berada di wilayah rawa atau gambut. Kemudian di lokasi yang sama juga sering terdampak banjir, sehingga patut diduga secara konstruksi tidak sesuai dengan kondisi awal berdiri atau sudah keropos.

"Hal ini mengakibatkan fondasi yang ada di bawahnya mengalami kerusakan dan rapuh. Jadi, tidak sekuat ketika awal dibangun," ujar Rikwanto.

Baca: Korban Tewas Tertimpa Reruntuhan Alfamart Roboh Bertambah Jadi 4 Orang 
Namun, untuk memastikan dugaan tersebut, pihaknya akan melakukan penyelidikan yang melibatkan tim forensik dari Surabaya, Jawa Timur.“Tim dari Surabaya sudah datang ke lokasi. Dengan begitu, bisa diketahui penyebab mengapa ruko ini bisa roboh rata dengan tanah," ujar dia.Untuk saat ini, korban dalam peristiwa tersebut adalah 16 orang yang terdiri dari korban Selamat 10 orang, meninggal dunia berjumlah 4 orang, sementara 2 orang lainnya masih dilakukan pencarian. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler