Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Surabaya- Perosotan yang berada merupakan salah satu wahana obyek wisata Kenjeran Park Surabaya, Jawa Timur (Jatim) tiba-tiba ambrol. Akibatnya, sebanyak 16 orang yang merupakan pengguna fasilitas destinasi itu mengalami luka-luka.

Perosotan itu ambrol pada Sabtu (7/5/2022) kemarin. Saat kejadian, perosotan itu banyak ditumpangi oleh wisatawan termasuk para pelajar yang menikmati hari libur Lebaran.

Salah seorang saksi, Hariyono, yang sewaktu kejadian turut berada di lokasi, mengatakan, kejadian itu berlangsung sangat cepat. Dia juga tidak mendengar ada bunyi patah dari perosotan tersebut.  Namun, tiba-tiba air tumpah disertai tubuh korban berjatuhan.

"Enggak dengar suara apa-apa (patahan). Tiba-tiba, brul, gitu," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (8/5/2022).

Baca: 8 Pesona Desa Wisata Jrahi Pati, Sayang Kalau Dilewatkan

Ketika insiden tersebut terjadi, anak Hariyono yang berada di atas prosotan itu juga terjatuh jatuh dalam keadaan telentang. Punggungnya lebih dulu menghantam lantai.

"Yang jatuh punggung dulu. Iya nggeblak. Belakang (punggung). Dia enggak sadar, tiba-tiba dia ngerasa langsung di tanah," ucapnya.
Dia menceritakan, sebelum kejadian itu, anaknya masih berada di atas untuk menunggu giliran meluncur mengikuti lima temannya yang di depan.Baca: Pelabuhan Jepara Ramai Wisatawan, Polisi: Masih Kondusif"Ya posisi sedang menunggu di atas. Belum meluncur. Kalau dia meluncur, pasti dia lolos (dari patahan itu). 5 orang temannya udah meluncur. Cuma dia  ketinggalan," ungkapnya.Usai terjatuh, anaknya pun dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewandhi. Kini anaknya dalam keadaan baik. Berdasar hasil CT-Scan dan rontgen, tidak ada tanda-tanda yang membahayakan. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler