Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bandung- Janda satu anak, Wiwin Sunengsih (31) yang merupakan korban dugaan pembunuhan karena menolak untuk menikah oleh M, sebelumnya sempat diancam oleh pelaku.

Bahkan ancaman itu sudah dilakukan sejak dua hari sebelum Wiwin ditemukan bersimbah darah di depan rumahnya kampung Gunung Bentang, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).

Mengenai ancaman itu, Ketua RW setempat, Agus Sopian mengatakan sempat mendapatkan laporan dari korban terkait ancaman dari M. Bahkan saat itu M sempat menggedor dan mencongkel pintu rumah sambil membawa pisau.

"Dua hari lalu, dia (pelaku) masih keliling-keliling di sini dan ada ancaman-ancaman gitu (pembunuhan) dan ternyata sekarang terjadi juga," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/5/2022).

Baca: Menolak untuk Menikah, Janda Satu Anak Ini Malah Berakhir Tewas

Ia mengatakan, ancaman itu dilaporkan langsung oleh pihak keluarga kepadanya selaku RW setempat. Lalu Agus melaporkan lagi ke anggota Babinkamtibmas.

"Saya sudah antisipasi, dengan cara lapor ke kadus, dan Babinkamtibmas. Dua hari itu saya juga pantau setiap malam dan aman-aman saja, tapi hari ini terjadi di rumah korban," kata Agus.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan, motif pembunuhan tersebut diduga karena korban menolak ajakan menikah pelaku.Baca: Pelaku Pembunuhan dan Pembuang Mayat di Hutan Geyer Grobogan Dituntut 12 Tahun Penjara"Motif pelaku melakukan (pembunuhan) ini, patut diduga karena korban tidak mau diajak menikah sama pelaku," ungkap Imron.Pelaku yang kesal karena ditolak, berencana membunuh Wiwin. Menurutnya, penolakan itu lantaran korban kerap mendapatkan perlakuan tak mengenakkan dari pelaku."Makanya korban tidak mau diajak menikah. Jadi karena hal tersebut, pelaku sudah merencanakan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," papar Imron. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler