Janda Satu Anak Sempat Diancam Sebelum Dibunuh Karena Menolak Menikah
Murianews
Rabu, 11 Mei 2022 13:04:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Bandung- Janda satu anak, Wiwin Sunengsih (31) yang merupakan korban dugaan pembunuhan karena menolak untuk menikah oleh M, sebelumnya sempat diancam oleh pelaku.
Bahkan ancaman itu sudah dilakukan sejak dua hari sebelum Wiwin ditemukan bersimbah darah di depan rumahnya kampung Gunung Bentang, Desa Jaya Mekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar).
Mengenai ancaman itu, Ketua RW setempat, Agus Sopian mengatakan sempat mendapatkan laporan dari korban terkait ancaman dari M. Bahkan saat itu M sempat menggedor dan mencongkel pintu rumah sambil membawa pisau.
"Dua hari lalu, dia (pelaku) masih keliling-keliling di sini dan ada ancaman-ancaman gitu (pembunuhan) dan ternyata sekarang terjadi juga," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (11/5/2022).
Baca: Menolak untuk Menikah, Janda Satu Anak Ini Malah Berakhir Tewas
Ia mengatakan, ancaman itu dilaporkan langsung oleh pihak keluarga kepadanya selaku RW setempat. Lalu Agus melaporkan lagi ke anggota Babinkamtibmas.
"Saya sudah antisipasi, dengan cara lapor ke kadus, dan Babinkamtibmas. Dua hari itu saya juga pantau setiap malam dan aman-aman saja, tapi hari ini terjadi di rumah korban," kata Agus.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




polisi saat melakukan pemeriksaan di rumah korban (Kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Bandung-