Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jombang- Sekitar 51 orang warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang mengalami keracunan. Peristiwa keracunan itu diketahui setelah warga tersebut makan bersama dalam acara tahlilan dan yasinan bersama di rumah salah seorang warga.

Kepala Dusun Garu, Ahmad Mustain mengatakan, keracunan massal ini berawal dari acara tahlil dan yasin di rumah Eka Puji Astutik (47) pada Rabu (11/5/2022) setelah salat magrib. Kegiatan rutin tersebut saat itu diikuti sekitar 70 warga Dusun Garu.

Karena sudah banyak tamu, tuan rumah akhirnya memberikan nasi kotak kepada warga yang hadir. Didalamnya terdapat nasi putih, mie bihun, tahu goreng dan telur bumbu bali.

"Yang bumbu bali katanya orang-orang bukan merah warnanya, agak kuning begitu," kata Mustain, dikutip dari detik.com, Senin (16/5/2022).

Baca: Korban Meninggal Dunia Diduga Keracunan Ayam Goreng di Jombang Bertambah

Keesokan harinya, Kamis (12/5/2022), warga yang menyantap nasi tersebut mulai mengalami mual, muntah dan diare. Semula, para korban tak menyangka menderita gejala keracunan tersebut akibat makan nasi kotak yang sama.

"Orang-orang berobat sendiri-sendiri karena dikira penyakit biasa. Saling cerita dan tanya-tanya, akhirnya kok sama dari makanan nasi kotak itu," jelas Mustain.

Kasus keracunan massal ini, kata Mustain, baru mencuat pada Jumat (13/5/2022) malam. Bersama sejumlah ketua RT di Dusun Garu, ia melakukan pendataan jumlah korban.Baca: Puluhan Santri di Bogor Keracunan Usai Santap Nasi Kotak dari Donatur"Sudah saya tanya keliling ke warga, menurut catatan Pak RT sekitar 40 orang yang rawat jalan ditambah yang opname 11 orang. Yang di rumah (rawat jalan) sudah agak pulih semua," terangnya.Kasus keracunan itu pun kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan langsung ditindaklanjuti. Kemudian polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap ebberapa saksi."Kemarin malam juga koordinasi dengan dokter, sampel muntahan kami labkan di laboratorium Dinkes Jombang," pungkasnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler