Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jambi- Seorang bayi yang baru berusia 13 bulan di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, tega dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri. Mirisnya, penganiayaan itu dilakukan dengan menggunakan kapak.
Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega menjelaskan, insiden terjadi pada 12.30 WIB. Saat kejadian, sambung, mertua pelaku sempat curiga. Waktu itu, pelaku menggendong bayinya yang menangis.
Mertuanya kemudian bertanya penyebab bayinya nangis. Mertua tersebut lalu menawarkan diri menggendong cucunya, namun ditolak dan membawa pergi bayinya.
Baca: Pembuang Bayi di Pati Terancam Penjara 5,5 Tahun
Melihat sikap menantunya, ibu mertua ini curiga. Ia lalu mengikuti pelaku yang berjalan sambil membawa kapak yang diambil dari gudang milik mertuanya.
“Keterangan dari mertuanya, dia meyaksikan langsung bahwa menantunya itu membacok anaknya menggunakan kapak. Untuk saat ini motif pelaku sedang kita dalami," kata Kapolres, dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/5/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Foto: Ilustrasi bayi menangis (pixabay.com)[/caption]
MURIANEWS, Jambi- Seorang