Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Rokan – Warga Rokan Hulu, Kepulauan Riau digegerkan dengan adanya kasus pembongkaran makam bayi. Belum diketahui siapa pelaku dari pembongkaran tersebut. Namun, diketahui tali pocong dari mayat bayi itu tidak ditemukan di lokasi.

Dilansir dari detikjati.com, makam yang terbongkar di TPU Pasar Tandun, Rokan Hulu, Riau. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Kali pertama ada warga yang melihat bekas makam dibongkar dan kain kafan ditinggal .

Mendapatkan informasi tersebut, Unit Reskrim dan anggota Polsek Tandun bersama dua orang Babhinkamtibmas langsung ke lokasi. Di lokasi terlihat makam sudah dibongkar.

”Benar, kejadian sore tadi di lokasi telah ditemukan makam atau kuburan bekas dibongkar. Itu merupakan makam bayi,” terang Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto, Jumat (10/6/2022).

Baca: Meninggal Tak Wajar, Makam Bocah Sembilan Tahun di Semarang Dibongkar Polisi

Wimpi mengatakan makam tersebut milik anak masyarakat setempat bernama Ali Akbar. Di mana bayi tersebut lahir prematur dan meninggal dunia.

”Bayi telah meninggal lebih kurang 1 tahun lalu. Terbongkar dengan kondisi kain kafan pembungkus mayat di semak-semak atau berjarak sekitar 2 meter,” katanya.
Selain kain kafan, polisi menemukan tali pengikat kain kafan di atas makam satu helai. Namun tali pengikat pada bagian kepala atau tali pocong hilang.Baca: Makam di Klaten Dibongkar Gegara Tali Pocong Belum Dilepas, Keluarga Ternyata Sering Diimpeni”Salah satu tali pengikat kain kafan kami temukan di atas makam. Namun satu lagi tali pengikat kepala atau tali pocongnya hilang,” kata Wimpi.Saat ini petugas kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut. Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari berbagai saksi untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif pembongkaran makam tersebut. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Detikjatim.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler