Hendak Mandi di Sungai, Tiga Siswa SMK di Padang Ini Malah Hanyut
Murianews
Sabtu, 11 Juni 2022 21:48:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Padang – Tiga siswa yang hendak mandi di sungai Lubuak Tongga Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) malah hanyut terseret arus, Sabtu (11/6/2022).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Basril mengatakan, mulanya ada empat anak yang mandi di sungai Lubuak Tongga tersebut. Pada saat itu kondisi cuaca sedang hujan sehingga debite air sungai meningkat.
Karena debite air yang tinggi, tiga korban tidak bisa menyelamatkan diri. Sementara seorang korban, yakni Aditya berhasil menyelamatkan diri.
Baca: Putra Ridwan Kamil Hanyut Terbawa Arus Sungai di Swiss, Begini Kronologinya
”Aditya berusaha menolong temannya namun tidak berhasil. Sehingga dia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat setempat,” terangnya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Sabtu (11/6/2022).
Adapun tiga orang yang hanyut tersebut yakni, Ikhsan Maulana (16), Sintia Vita Loka (16), dan Ulfa (16).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




warga nampak melakukan pencarian tiga siswa SMK di Padang yang hanyut (CNNindonesia.com)[/caption]
MURIANEWS, Padang – Tiga siswa yang hendak mandi di sungai Lubuak Tongga Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) malah hanyut terseret arus, Sabtu (11/6/2022).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Basril mengatakan, mulanya ada empat anak yang mandi di sungai Lubuak Tongga tersebut. Pada saat itu kondisi cuaca sedang hujan sehingga debite air sungai meningkat.
Karena debite air yang tinggi, tiga korban tidak bisa menyelamatkan diri. Sementara seorang korban, yakni Aditya berhasil menyelamatkan diri.
Baca: