Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Sampang – Seorang balita di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim) mempunyai kebiasaan aneh, yakni menghirup bau bensin dari botol eceran. Kebiasaan itu bahkan sudah dilakukan sejak lama.
Orang tua balita tersebut, yakni Hamid mengatakan, kebiasaan anaknya menghirup bau bensin itu sejak dirinya membuka kios BBM eceran. Ketia dirinya menuangkan bensin ke dalam botol ukuran satu liter, selalu ditemani oleh anaknya tersebut.
”Waktu itu anak saya masih berusia 3 tahun. Setiap menuangkan bensin ke botol, anak saya selalu ikut,” katanya, dikutip dari detikjatim, Selasa (14/6/2022).
Baca: Viral! Siswa Medan Disuntik Vaksin Kosong
Kemungkinan, balita itu mulai suka menghirup bau bensin saat menemani ayahnya tersebut. Hamid juga mengaku sempat melarang anaknya menghirup bau bensin. Tetapi ketika dilarang,justru anaknya menangis tak henti-henti.
”Kalau kami larang malah nangis ndak karu-karuan. Jadinya kami biarkan. Tapi sampai sekarang malah tidak bisa berhenti,” tutur Hamid.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




ilustrasi Balita menghirup bau (pixabay.com)[/caption]
MURIANEWS, Sampang – Seorang balita di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim) mempunyai kebiasaan aneh, yakni menghirup bau bensin dari botol eceran. Kebiasaan itu bahkan sudah dilakukan sejak lama.
Orang tua balita tersebut, yakni Hamid mengatakan, kebiasaan anaknya menghirup bau bensin itu sejak dirinya membuka kios BBM eceran. Ketia dirinya menuangkan bensin ke dalam botol ukuran satu liter, selalu ditemani oleh anaknya tersebut.
”Waktu itu anak saya masih berusia 3 tahun. Setiap menuangkan bensin ke botol, anak saya selalu ikut,” katanya, dikutip dari detikjatim, Selasa (14/6/2022).
Baca: