Puluhan Petani Sawit Diserang Preman Bayaran, Korban Minta Usut Tuntas
Murianews
Selasa, 21 Juni 2022 16:50:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Kampar – Puluhan petani kelapa sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kepulauan Riau (Kepri) yang diserang oleh preman bayaran, meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas.
Selain itu, mereka juga meminta agar dalang dibalik penyerangan itu turut ditangkap oleh pihak yang berwajib. Sebab, banyak para petani yang mengalami luka bacok. Tidak hanya orang dewasa, tetapi anak-anak juga menjadi korban kebrutalan mereka.
Dalam kasus ini, Polres Kampar dan Polda Riau telah menangkap 21 pelaku penyerangan usai kejadian. Namun, warga berharap polisi dapat mengungkap siapa dalang di balik penyerangan itu.
”Kami sangat berharap kepada polisi agar menangkap otak atau dalang pelaku yang menyerang kami. Biar kita tahu siapa yang menyuruh mereka (pelaku penyerangan)," ucap Edi (40), salah seorang warga yang menjadi korban penyerangan, dikutip dari Kompas.com, Selasa (21/6/2022).
Baca: Petani Sawit Riau Diserang Preman Bayaran, Anak-anak Jadi Korban
Edi yakin, puluhan orang yang menyerang ratusan petani sawit yang tergabung dalam Koperasi Produsen Petani Iyo Basamo Desa Terantang merupakan suruhan seseorang. Sebab, tak satupun pelaku dikenali para petani.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga yang menjadi korban penyerangan preman bayaran masih bertahan di perkebunan sawit (Kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Kampar – Puluhan petani kelapa sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Kepulauan Riau (Kepri) yang diserang oleh preman bayaran, meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas.
Selain itu, mereka juga meminta agar dalang dibalik penyerangan itu turut ditangkap oleh pihak yang berwajib. Sebab, banyak para petani yang mengalami luka bacok. Tidak hanya orang dewasa, tetapi anak-anak juga menjadi korban kebrutalan mereka.
Dalam kasus ini, Polres Kampar dan Polda Riau telah menangkap 21 pelaku penyerangan usai kejadian. Namun, warga berharap polisi dapat mengungkap siapa dalang di balik penyerangan itu.
”Kami sangat berharap kepada polisi agar menangkap otak atau dalang pelaku yang menyerang kami. Biar kita tahu siapa yang menyuruh mereka (pelaku penyerangan)," ucap Edi (40), salah seorang warga yang menjadi korban penyerangan, dikutip dari Kompas.com, Selasa (21/6/2022).
Baca: