Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Deli Serdang – Seorang pendeta di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) ditembak oleh orang tak dikenal. Beruntung pendeta bernama Fernando Tambunan itu tidak meninggal.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Kadek mengatakan, penembakan oleh orang tak dineal itu terjadi pada Senin (27/6/2022) kemarin.
Peluru tepat mengenai dada korban, namun korban masih terselamatkan.
”Korban sedang menjalani perawatan. Di dada (kena tembaknya),” katanya, dikutip dari detik.com, Selasa (28/6/2022).
Kadek belum menjelaskan secara detail kronologi peristiwa itu. Dia mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Baca: Kasatpol PP Diduga Jadi Otak Penembakan Pegawai Dishub Kota Makassar
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi. (Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Deli Serdang – Seorang pendeta di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) ditembak oleh orang tak dikenal. Beruntung pendeta bernama Fernando Tambunan itu tidak meninggal.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol Kadek mengatakan, penembakan oleh orang tak dineal itu terjadi pada Senin (27/6/2022) kemarin.
Peluru tepat mengenai dada korban, namun korban masih terselamatkan.
”Korban sedang menjalani perawatan. Di dada (kena tembaknya),” katanya, dikutip dari detik.com, Selasa (28/6/2022).
Kadek belum menjelaskan secara detail kronologi peristiwa itu. Dia mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Baca: