Bangunan Sekolahan Tiga Lantai Ini Tiba-tiba Ambruk Rata dengan Tanah
Murianews
Sabtu, 2 Juli 2022 19:11:22
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Palembang – Bangunan tiga lantai yang merupakan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ulil Albab di Kecamatan Sematang Borang, Kabupaten Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) rata dengan tanah. Padahal, bangunan itu masih dalam proses pembangunan.
Akibatnya, seorang kuli bangunan yang tengah memperbaiki bangunan sekolahan itu pun tertimpa reruntuhan hingga meninggal. Kemudian seorang lagi menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, lokasi tempat bangunan sekolah yang roboh telah dipasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan.
Beberapa saksi termasuk kepala sekolah juga dimintai keterangan terkait bangunan sekolah itu.
Baca: Unik, SD di Wirosari Grobogan ini Punya Bangunan Kelenteng dalam Komplek Sekolahan, Ini Sejarahnya
“Semua yang berhubungan dengan sekolah ini kita periksa untuk mengetahui apa penyebab bangunan sekolah ini bisa roboh,” kata Ngajib, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (2/7/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




gadung sekolahan nampak runtuh rata dengan tanah (Kompas.com)[/caption]
MURIANEWS, Palembang – Bangunan tiga lantai yang merupakan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Ulil Albab di Kecamatan Sematang Borang, Kabupaten Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) rata dengan tanah. Padahal, bangunan itu masih dalam proses pembangunan.
Akibatnya, seorang kuli bangunan yang tengah memperbaiki bangunan sekolahan itu pun tertimpa reruntuhan hingga meninggal. Kemudian seorang lagi menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, lokasi tempat bangunan sekolah yang roboh telah dipasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan.
Beberapa saksi termasuk kepala sekolah juga dimintai keterangan terkait bangunan sekolah itu.
Baca: