Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Lampung – Seorang ketua organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bandar Lampung, Hapiturahman (40) ditemukan meninggal di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Way Laga, Minggu (3/7/2022). Saat ditemukan, kondisinya penuh dengan luka tusuk di sekujur tubuhnya.

Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan, korban diduga dilakukan penganiayaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Menurutnya, saat ini anggota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara dan meminta keterangan sejumlah saksi.

”Ya benar, dugaan sementara penganiayaan sampai korban meninggal,” kata Warsito, dikutip dari Kompas.com, Senin (4/7/2022).

Baca: Bos Springbed di Nganjuk Ini Tewas Penuh Luka Bacok

Warsito mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, korban merupakan ketua salah satu ormas tingkat kecamatan di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.

Peristiwa itu berawal saat korban menghadiri undangan salah satu kenalannya di Kelurahan Way Gubak pada Minggu siang. Ketika datang ke lokasi kenduri itu, korban sempat berselisih paham dengan salah satu orang yang belum diketahui identitasnya.Baca: Diduga Dibacok, Pria di Madiun Ini Ditemukan TewasNamun, perselisihan itu dapat dilerai oleh warga. Diduga korban tidak terima dengan perselisihan itu, sehingga dia kembali mendatangi orang itu bersama dua orang rekannya.Saat mendatangi orang itu, seorang warga sempat meminta agar korban pergi meninggalkan lokasi. Tetapi, tiba-tiba muncul sekelompok pemuda membawa senjata tajam menyerang korban dan kedua rekannya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis ANwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler