Ketua Ormas di Lampung ditemukan Meninggal Penuh dengan Luka Bacok
Murianews
Senin, 4 Juli 2022 12:22:28
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Lampung – Seorang ketua organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bandar Lampung, Hapiturahman (40) ditemukan meninggal di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Way Laga, Minggu (3/7/2022). Saat ditemukan, kondisinya penuh dengan luka tusuk di sekujur tubuhnya.
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan, korban diduga dilakukan penganiayaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Menurutnya, saat ini anggota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
”Ya benar, dugaan sementara penganiayaan sampai korban meninggal,” kata Warsito, dikutip dari Kompas.com, Senin (4/7/2022).
Baca: Bos Springbed di Nganjuk Ini Tewas Penuh Luka Bacok
Warsito mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Bandar Lampung untuk menyelidiki peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, korban merupakan ketua salah satu ormas tingkat kecamatan di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




ILUSTRASI[/caption]
MURIANEWS, Lampung – Seorang ketua organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bandar Lampung, Hapiturahman (40) ditemukan meninggal di Jalan Ir Sutami, Kelurahan Way Laga, Minggu (3/7/2022). Saat ditemukan, kondisinya penuh dengan luka tusuk di sekujur tubuhnya.
Kapolsek Sukarame Kompol Warsito mengatakan, korban diduga dilakukan penganiayaan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Menurutnya, saat ini anggota sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
”Ya benar, dugaan sementara penganiayaan sampai korban meninggal,” kata Warsito, dikutip dari Kompas.com, Senin (4/7/2022).
Baca: